Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Teks Eksposisi

0
COM

A. Pengertian teks eksposisi

Teks eksposisi adalah teks yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasi yang dilengkapi pendapat para ahli.

B. Tujuan teks eksposisi

Teks eksposisi bertujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-informasi tertentu sehingga pengetahuan pembaca bertambah. Contoh teks eksposisi adalah Laporan, berita, Artikel, dll.

C. Struktur teks eksposisi

1. Tesis (pembukaan)
2. Argumentasi (isi)
3. penegasan ulang (penutup)

D. Ciri-ciri teka eksposisi

1. Menjelaskan informasi tentang pengetahuan
2. Gaya informasi yang mengajak
3. Penyampaian secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
4. Tidak memaksa kemauan penulis terhadap pembaca.
5. Fakta dapat dipakai sebagai alat untuk kontribusi dan kontritasi.

E. Mengevaluasi teks eksposisi

1. Isinya
  a. Pernyataan yang dikemukakan sudah lengkap
  b. Fakta yang dikemukakan dapat dipertanggungjawabkan

2. Struktur penyajian
  a. Kepaduan kalimat
  b. Urutan kalimat tersusun dengan pola kalimat yang benar.

3. Bahasa
  a. Kata-kata mengandung makna yang lugas dan tidak bermakna ganda.
  b. Kalimat efektif dan mudah dipahami.

F. Langkah-langkah membuat teks eksposisi

1. Menetapkan topik yang menarik (aktual).
2. Menspesifikkan topik ke dalam gagasan yang terperinci untuk menjadikan tulisan menjadi sistematis.
2. Mempertimbangkan sasaran pembaca, menyangkut kedalam dan keluasan isi termasuk pada diksi.
3. Mengumpulkan bahan (buku, majalah, internet, surat kabar, dll.)
4. Mengembangkan kerangka dalam bentuk yang utuh dan lengkap.

G. Penyuntingan teks eksposisi
Menyunting teks eksposisi bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Hal-hal yang perlu disunting dalam teks eksposisi adalah, sebagai berikut :

1. Aspek isi
Meliputi kebenaran, kelogisan, kebenaran, dan kelengkapan faktanya.
2. Aspek sistematika
Meliputi organisasi, susunan, urutan, dan kepanduan hubungan kalimatnya.
3. Aspek bahasa
Meliputi ejaan dan diksi serta keefektifan kalimat, penggunaan kata, dan penulisan ejaan.

H. Mengabstraksi (meringkas) teks eksposisi
Terdapat 3 cara untuk dapat mengabstraksi teks eksposisi, yaitu :

1. Untuk teka eksposisi dalam bentuk berita, kita harus mengabstraksi berdasarkan pokok-pokoknya (5W+1H).
2. Untuk teks eksposisi berupa petunjuk, kita harus mengabstraksi berdasarkan kalimat imperatif (perintah) yang ada pada setiap langkahnya.
3. Untuk teks eksposisi berupa artikel, kita harus mengabstraksi berdasarkan gagasan utama yang ada pada setiap paragrafnya.

I. Karakteristik teka eksposisi

1. Ditulis dengan bahasa formal/baku.
2. Kalimatnya berstruktur lengkap, jarang terdapat minor/ellipsis.
3. Paragrafnya bersifat kohern (kepaduan makna) dan kohesif (kepaduan bentuk).
4. Banyak menggunakan konjungsi ( antar klausa maupun antar kalimat).
5. Diksi bersifat konotatif dan denotative.
6. Menggunakan kata ganti orang pertama, baik tunggal maupun majemuk.

Teks Anekdot

0
COM

Teks anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan. Membicarakan orang penting dan berdasarkan kejadian sebenarnya.

A. Struktur teks Anekdot

1. Tokoh bersifat faktual, biasanya membicarakan orang penting.
2. Alur rangkaian peristiwa yang benar-benar terjadi atau pun yang sudah diberi sedikit tambahan oleh pembuat Anekdot.
3. Latar waktu, tempat, dan suasana bersifat faktual.

B. Kaidah teks anekdot

1. Berupa lelucon atau cerita yang menggelitik
2. Mengandung kebenaran dan menjadi bahan pelajaran bagi khalayak.

C. Mengevaluasi teka anekdot

Evaluasi berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan sesuatu berdasarkan aspek-aspek yang jelas. Begitupun di dalam mengevaluasi teks anekdot, aspek-aspeknya berdasarkan karakteristik anekdot itu sendiri, yaitu mencakup struktur dan kaidahnya.

D. Menginterpretasi teks anekdot

1. Tokoh utama
2. Peristiwa penting
3. Latar
4. Kelucuan
5. Hikmah

E. Langkah-langkah membuat teks anekdot

1. Menentukan topik yang menggelitik dan mengandung hikmah tertentu.
2. Pengumpulan bahan dengan observasi, imajinasi, dan membaca buku.
3. Inventarisasi sub topik (dipilah dan dipilih).
4. Menyusun kerangka teks anekdot.
5. Mengembangkan kerangka yang telah dibuat menjadi teks anekdot yang lengkap.

F. Menyunting teka anekdot

Menyunting teka anekdot dilakukan untuk mendapatkan teks yang lebih baik dan menghindari kesalahan. Aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam menyunting teks anekdot adalah sebagai berikut :

1. Isinya
Meliputi kelucuan topik yang tersaji dan keberadaan hikmah di dalamnya.

2. Bahasanya
Meliputi keaktifan kalimat, dan ketepatan pilihan katanya (diksi).

3. Ejaan
Meliputi penulisan huruf, dan tanda baca (,), (.), (?), (!).

G. Mengabstraksi teks anekdot

Mengabstraksi teks anekdot berarti merumuskan kembali secara ringkas isi suatu teks anekdot. Ringkasan disusun berdasarkan pokok-pokok anekdot sehingga memiliki hubungan yang logis dan padu.

H. Contoh teks anekdot

Judul : ingatan kuat

Tini : "Ti, aku mau cerita. tetanggaku itu dalam waktu-waktu tertentu, ingatannya kuat banget."
Siti  : "Dalam waktu tertentu? Maksud kamu?"
Tini :  "Maksud aku, pas lagi punya uang, dia inget aku, sering kerumahku, ujung-ujungnya minjem duit. Tapi, pas lagi punya uang. Jangankan main, ketemu saja tidak menyapa.